Latar Belakang: Menurut data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), kematian akibat tetanus di negara berkembang adalah 135 kali lebih tinggi dibandingkan negara maju. Jumlah kasus Tetanus Neonatorum tahun 2007 sebanyak 175 kasus dengan angka kematian (CFR) 56% (Depkes RI, 2007). Kebanyakan kasus disebabkan oleh persalinan yang tidak bersih dan tidak aman, juga karena perawatan tali pusat yang tidak tepat. Di RB. Hidayat, Bekasi Faktor – faktor yang mempengaruhi kurangnya pengetahuan ibu hamil tentang imunisasi TT mengalami fluktuasi pencapaian imunisasi TT. Baik TT 1 dan TT2. Ini dapat di lihat pada tahun 2010, TT1 Sebanyak 69 orang (20%), TT2 sebanyak 67 orang (19,4%), tahun 2011 TTI sebanyak 78 orang (21%), TT2 71 orang (19,2%),dan tahun 2012 TT1 52 orang (18%), TT2 48 orang (16,6%). TujuanPenulisan:Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pengetahuan ibu hamil tentang imunisasi TT di RB. Hidayat, Bekasi, periode Pebruari 2015. Metode Penelitian: Jenis penelitian yang digunakan adalah bersifat survei deskriptif dengan pendekatan cross sectional, populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil yang melakukan pemeriksaan ANC di RB. Hidayah, Bekasi. Jumlah sample sebanyak 65 responden, tehnik pengambilan sample dengan metode accidental sampling. Cara pengumpulan data dengan metode kuisioner sedangkan hasil penelitian pada analisa data menggunakan analisa univariat dan bivariat. Hasil Penelitian : Dari penelitian diperoleh hasil sebanyak 52% responden mempunyai pengetahuan kurang tentang imunisasi TT, sebesar 36% responden pada usia 20-35 tahun mempunyai pengetahuan kurang dibandingkan yang berusia > 35 tahun, responden berpengetahuan kurang pada tingkat pendidikan rendah sebanyak 62% dan yang tidak bekerja sebesar 53%, sedangkan multipara yang berpengetahuan kurang sebesar 48% dan yang menggunakan non media sebagai sumber informasinya sebesar 80% berpengetahuan. Kesimpulan : Dari hasil penelitian didapatkan tingkat pengetahuan ibu hmil yang melakukan pemeriksaan ANC di RB. Hidayat, Bekasi secara umum kurang yaitu sebanyak 26 responden (52%). Saran : disarankan kepada RB. Hidayat agar meningkatkan pelayanan dan penyuluhan kepada ibu hamil tentang imunisasi TT dan bagi ibu hamil disarankan untuk teratur memeriksa dan mendengarkan konseling yang diberikan oleh tenaga kesehatan khususnya bidan tentang pentingnya imunisasi TT.
Copyrights © 2015