Jurnal Ilmiah Kebidanan
Vol 1 No 3 (2015): JURNAL ILMIAH KEBIDANAN

KARAKTERISTIK KEJADIAN KETUBAN PECAH DINI DI RSUD KABUPATEN TANGERANG PERIODE JUNI-JULI 2015

Hartini S.Si.T., M.Kes (akbid RSPAD Gatot Soebroto)



Article Info

Publish Date
06 Jul 2015

Abstract

Latar Belakang : Mortalitas dan morbiditas pada wanita hamil maupun bersalin adalah masalah besar di setiap negara berkembang. Kematian saat melahirkan biasanya menjadi faktor utama mortalitas wanita muda dan masa puncak produktifitasnya. Salah satu penyebab kematian ibu dan perinatal adalah infeksi intrauterin. Infeksi intrauterin merupakan infeksi akut pada cairan ketuban, janin dan selaput korioamnion yang disebabkan oleh bakteri. Sekitar 25 % infeksi intrauterin disebabkan oleh ketuban pecah dini. Makin lama jarak antara ketuban pecah dengan persalinan, makin tinggi pula resiko morbiditas dan mortalitas ibu dan janin. Tujuan Penelitian : mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi angka kejadian ketuban pecah dini pada ibu di kamar bersalin RSU Kabupaten Tangerang periode Juni – Juli 2015. Metode Penelitian : Metode penelitian analitik observasional dengan rancangan cross sectional dengan mengumpulkan data sekunder melalui data Rekam Medik. Variabel independent yang akan diteliti adalah faktor usia ibu, paritas, usia kehamilan, dan pekerjaan. Sedangkan variabel dependen nya adalah Kejadian Ketuban Pecah Dini di RSUD Kabupaten Tangerang Periode Juni – Juli 2015. Hasil Penelitian : Dapat di simpulkan bahwa distribusi frekuensi persalinan dari 93 responden terdapat 54 responden (58.1%) yang mengalami KPD dan 39 responden ( 41.9%) yang tidak mengalami KPD. Serta terdapat hasil uji statistik diperoleh nilai p= 0.000 dan OR 11.5 CI 95%(3.890-34.355) maka dapat disimpulkan ada pengaruh yang signifikan antara usia dengan kejadian ketuban pecah dini, hasil uji statistik diperoleh nilai p= 0.003 dan OR 4.4 CI 95%(1.583-12.228) maka dapat disimpulkan ada pengaruh yang signifikan antara paritas dengan kejadian ketuban pecah dini, hasil uji statistik diperoleh nilai p= 0.000 dan OR 5 CI 95%(2.022-13.031) maka dapat disimpulkan ada pengaruh yang signifikan antara usia kehamilan dengan kejadian ketuban pecah dini dan hasil uji statistik diperoleh nilai p= 0.006 dan OR 3.5 CI 95%(1.402-9.238) maka dapat disimpulkan ada pengaruh yang signifikan antara status pekerjaan dengan kejadian ketuban pecah dini. Kesimpulan : kejadian ketuban pecah dini dapat dipengaruhi oleh, usia responden, jumlah paritas, usia kehamilan dan status pekerjaan. Saran : Diharapkan diadakan penyuluhan dan pelayanan kesehatan terutama dalam bidang kebidanan sehingga angka mordibitas dan mortalitas, baik pada ibu maupun janin dapat diturunkan.

Copyrights © 2015






Journal Info

Abbrev

jurnal_akbid_rspad

Publisher

Subject

Education Health Professions Medicine & Pharmacology Nursing Public Health

Description

Jurnal Ilmiah Kebidanan Akademi Kebidanan RSPAD Gatot Soebroto merupakan jurnal yang berisi tentang penelitian-penelitian dari para dosen atau staf pengajar dan para akademisi yang tertarik meneliti dan memberikan ilmu tentang kebidanann, kesehatan dan ilmu psikologi kebidanan. ...