Latar Belakang : Pernikahan dini merupakan sebuah bentuk ikatan / pernikahan yang salah satu atau kedua pasangan berusia di bawah 18 tahun. Pernikahan dini telah menjadi perhatian komunitas internasional mengingat risiko yang timbul seperti risiko komplikasi yang terjadi saat kehamilan, dan saat proses persalinan sehingga berperan meningkatkan angka kematian ibu dan bayi. Tujuan Penelitian : Untuk mengetahui gambaran pengetahuan remaja putri tentang resiko pernikahan dini. Metode Penelitian : Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif yaitu suatu metode penelitian yang dilakukan dengan tujuan utama untuk membuat gambaran atau deskripsi tentang suatu keadaan secara objektif. Metode penelitian deskriptif digunakan untuk memecahkan atau menjawab permasalahan yang sedang dihadapi pada situasi sekarang. Penelitian ini dilakukan dengan menempuh langkah-langkah pengumpulan data, klasifikasi, pengolahan atau analisis data, membuat kesimpulan dan laporan. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui tingkat pengetahuan remaja terhadap resiko pernikahan dini berdasarkan usia, lingkungan tempat tinggal ,peran orang tua dan sumber informasi (majalah,VCD/DVD, internet). Hasil Penelitian : Variabel yang berhubungan bermakna dengan pengetahuan remaja putri tentang pernikahan dini adalah variabel Umur (p value 0.001, OR = 4.2; 95%CI 1.734-10.049), tempat tinggal (p value 0.000 ,OR= 6.4 ;95%CI 2.518-16.139 ), peran orangtua (p value 0.005, OR=3.3 ;95%CI 1.426-7.794) dan sumber informasi (p value 0.000, OR= 8.5 ;95%CI 3.387-21.797). Kesimpulan : Siswi-siswi di SMA Negri 114 Jakarta Utara mempunyai pengetahuan cukup tentang resiko pernikahan dini.
Copyrights © 2014