Bahasa memegang peran penting dalam berkomunukasi. Peranan ini akan berdampak pada penerimaan lawan tutur terhadap penuturnya. Dalam proses interaksi pembelajaran, bahasa digunakan sebagai media transfer ilmu antara guru dengan siswanya. Kadang fungsi bahasa yang dituturkan dalam bentuk yang berbeda. Artinya, apa yang dituturkan dengan apa yang dimaksudkan tidak selalu sama. Kajian inilah yang akan dibahas dalam implikatur percakapan. Konsep implikatur percakapan digunakan untuk menerangkan perbedaan yang sering terjadi antara apa yang diucapkan dengan apa yang diimplikasikan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Tempat penelitian di IAIN Surakarta. Sumber data penelitian adalah informan, peristiwa, dan dokumen. Pengumpulan data diperoleh dengan menerapkan metode wawancara mendalam, observasi, dan analisis dokumen. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling atau sampel bertujuan. Analisis data dilakukan dengan menggunakan metode analisis interaktif. Hasil penelitian ini adalah ditemukannnya implikatur dalam percakapan dalam pembelajaran, hal itu terjadi karena adanya pelanggaran maksim relevansi, maksim kuantitas, maksim kualitas, dan maksim cara. Masing-masing implikatur memiliki maksud dan tujuan tertentu oleh setiap penuturnya.Kata kunci: prcakapan, implikatur, maksim.
Copyrights © 2018