Kajian Jurnalisme
Vol 1, No 1 (2017): Kajian Jurnalisme

Jurnalisme Sains dan Sistem Peringatan Dini di Indonesia

Rana Akbari Fitriawan (Unknown)



Article Info

Publish Date
03 Jan 2017

Abstract

Memiliki daratan dan lautan yang luas, Indonesia tidak hanya kaya dengan pesona alam yang menakjubkan, tapi sekaligus menyimpan ancaman bencana yang menakutkan. Pemerintah mencatat, antara Januari -November 2014 sudah terjadi bencana alam lebih dari 161 kali seperti gempa bumi, letusan gunung berapi, tsunami, angin puting beliung, tanah longsor, dan banjir. Ini belum termasuk kebakaran hutan yang terjadi di hampir seluruh pulau besar di Indonesia. Kondisi ini membutuhkan peran semua pihak untuk mengatasinya, termasuk media massa. Apalagi masyarakat menggantungkan harapan terhadap media untuk tidak saja menyajikan fakta, tapi lebih jauh mampu berpartisipasi mencegah bencana berikutnya. Ini seiring dengan fungsi nyata media antara lain mengawasi kepentingan masyarakat dengan memberi peringatan tentang bahaya yang mengancam seperti bencana alam, wabah penyakit, perang, dan sebagainya. Tulisan singkat ini mencoba melihat bagaimana jurnalismesains – sebuah genre jurnalisme yang menggunakan pendekatan sains, mengambil peran dalam mendukung sistem peringatan dini bencana. Dengan begitu, pemberitaan tentang bencana tidak hanya berisi tentang peristiwa semata tapi khalayak dapar menjadikannya sebagai pedoman saat mengambil keputusan yang tepat menghadapi bencana.

Copyrights © 2017






Journal Info

Abbrev

kajian-jurnalisme

Publisher

Subject

Humanities Education Languange, Linguistic, Communication & Media Library & Information Science Public Health

Description

Jurnal Kajian Jurnalisme (JKJ), ISSN 2549-0559 (cetak), ISSN 2549-1946 (online), diterbitkan oleh Program Studi Jurnalistik, Fakultas Ilmu Komunikasi, Universitas Padjadjaran Indonesia pertama kali pada bulan Juli 2017. Pada edisi pertama Jurnal Kajian Jurnalisme terbit dalam format online dan ...