Serangan penyakit bakterial merupakan satu kendala utama dalam peningkatan produksi kegiatan budidaya ikan seperti Vibrio harveyi yang dapat menyebabkan penyakit Vibriosis. Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mendapatkan dosis terbaik dari aplikasi pemanfaatan ekstrak bawang hutan secara invitro sebagai upaya pencegahan dan pengobatan pada bakteri penyebab penyakit dalam budidaya ikan. Kosentrasi ekstrak bawang hutan yang digunakan yaitu 5 mg/ml, 10 mg/ml, 20 mg/ml, 40 mg/ml, kontrol negatif (K-) dengan menggunakan akuades steril, dan kontrol positif (K+) dengan menggunakan antibiotik Chloramphenicol 5 mg/ml dan 30 mg/ml. Berdasarkan zona bening yang diperoleh pada uji daya hambat ekstrak bawang hutan bahwa konsentrasi terbesar yang mampu menghambat pertumbuhan bakteri V. Harveyi sebesar 1.3 cm pada konsentrasi 40 mg/ml. Semakin tinggi konsentrasi daya hambat yang dihasilkan semakin besar.Kata Kunci: Daya Hambat, Eleutherine palmifolia.(Mill) Urb, Vibrio harveyi,in vitro
Copyrights © 2019