Pendekatan penilaian pembelajaran matematika di Indonesia terus mengalami perubahan, seiring dengan diberlakukanya Kurikulum 2013. Perubahan tersebut dipicu oleh kecenderungan bergesernya penilaian pembelajaran matematika pada tataran global. Penilaian untuk mengungkap aspek pengetahuan dan keterampilan, relatif tidak ada kendala bagi sebagian besar guru. Namun, yang banyak dikeluhkan adalah bagaimana mengembangkan instrumen penilaian aspek sikap. Tulisan ini mencoba mengulas teknik penilaian untuk aspek sikap yang mencakup penilaian melalui pengamatan (observasi), penilaian diri, penilaian antarteman, dan penilaian dengan jurnal.
Copyrights © 2019