Jurnal Pascapanen dan Bioteknologi Kelautan dan Perikanan
Vol 14, No 1 (2019): Juni 2019

Peningkatan Kemurnian dan Toksisitas Ekstrak Pigmen C-Fikosianin dari Sianobakteria Laut Jaaginema sp. BTM-11 dengan menggunakan Kitosan dan Arang Aktif

Swastika Praharyawan (Pusat Penelitian Bioteknologi, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia, Jl. Raya Bogor KM. 46, Cibinong, Bogor, Indonesia)
Tri Setyaningsih (Program Studi Kimia, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Islam (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta, Jl. Ir. H. Juanda No. 95, Ciputat, Indonesia)
Dwi Susilaningsih (Pusat Penelitian Bioteknologi, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia, Jl. Raya Bogor KM. 46, Cibinong, Bogor, Indonesia)
Yusraini Dian Inayati Siregar (Program Studi Kimia, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Islam (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta, Jl. Ir. H. Juanda No. 95, Ciputat, Indonesia)



Article Info

Publish Date
28 Jun 2019

Abstract

AbstrakC-fikosianin adalah senyawa pigmen-aksesori fotosintetik berwarna biru yang terkandung dalam sianobakteria. Jaaginema sp. BTM-11 merupakan sianobakteria laut yang memiliki potensi sebagai penghasil pigmen C-fikosianin karena kandungannya yang tinggi. Nilai ekonomis pigmen C-fikosianin sangat ditentukan oleh rasio kemurnian yang dimilikinya. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemurnian pigmen C-fikosianin dari ekstrak sianobakteria laut Jaaginema sp. BTM-11 dengan menggunakan kitosan dan arang aktif. Variabel independen pada penelitian ini adalah konsentrasi kitosan (0,075-3,750 g/L) dan konsentrasi arang aktif (2,5-10 g/L). Toksisitas C-fikosianin diuji dengan menggunakan metode Brine Shrimp Lethality Test (BSLT) untuk mendapatkan nilai Konsentrasi Letal-50 (LC50). Penggunaan kitosan konsentrasi 0,3 g/L yang dilanjutkan dengan penggunaan arang aktif konsentrasi 5,0 g/L berhasil meningkatkan rasio kemurnian pigmen C-fikosianin sebesar 57,5 dan 167,5%, secara berturut-turut. Kapasitas pengikatan kitosan dan kapasitas penjerapan arang aktif secara signifikan berhasil meningkatkan kemurnian C-fikosianin dari awalnya 0,900±0,067 menjadi 2,408±0,171. Peningkatan rasio kemurnian C-fikosianin juga diikuti dengan peningkatan toksisitas fraksi C-fikosianin sianobakteria laut Jaaginema sp. BTM-11. Nilai LC50 ekstrak Jaaginema sp. BTM-11 sebelum pemurnian yang sebesar 15,75 ppm meningkat menjadi 12,06 ppm setelah dimurnikan dengan kitosan dan arang aktif. Enhancement of Purity and Toxicity of C-Phycocyanin Pigment Extracted from Marine Cyanobacteria Jaaginema sp. BTM-11 Using Chitosan and Activated CarbonAbstractC-phycocyanin is a blue colored accessory photosynthetic pigment found in cyanobacteria. Jaaginema sp. BTM-11 is marine cyanobacteria which is potential to be used as C-phycocyanin producer due to its high contents. The economical value of the blue pigment, C-phycocyanin, is determined by its purity. This research aimed to enhancing the purity of C-phycocyanin extracted from marine cyanobacteria of Jaaginema sp. BTM-11 using chitosan and activated carbon. The independent variables of this research were chitosan concentration (0.075-3.750 g/L) and activated carbon concentration (2.50-10.0 g/L). The toxicity test of C-phycocyanin was carried out using Brine Shrimp Lethality Test (BSLT) method to obtain the Lethal Concentration-50 (LC50) value. The application of 0.3 g/L chitosan continued by of 5.0 g/L activated carbon was successfully increased the purity of C-phycocyanin by 57.5 and 167.5%, respectively. Binding capacity of chitosan and adsorption capacity of activated carbon succeed to significantly increase the purity ratio of C-phycocyanin from 0.900±0.067 to 2.408±0.171. The enhancement of purity ratio of C-phycocyanin fraction extracted from Jaaginema sp. BTM-11 was also followed by the enhancement of its toxicity. LC50 of C-phycocyanin extract before purification (15.75 ppm) was lower compared to the C-phycocyanin fraction (12.06 ppm) after being treated with chitosan and activated carbon. 

Copyrights © 2019






Journal Info

Abbrev

jpbkp

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry Biochemistry, Genetics & Molecular Biology Environmental Science

Description

JPBKP is a scientific resulted from research activities on marine and fisheries product processing, food safety, product development, process mechanization, and biotechnology. Published by Research Center for Marine and Fisheries Product Processing and Biotechnology, Ministry of Marine Affairs and ...