Turast: Jurnal Penelitian dan Pengabdian
Vol 4, No 1 (2016)

METODE HISAB TAKWIM TAREKAT SYATTARIYAH DI MINANGKABAU

Muhammad Adiasa Rhazes Adiasa (Mahasiswa Sekolah Pascasarjana UIN Syarif Hidayatullah)



Article Info

Publish Date
09 Jul 2019

Abstract

Artikel ini berbicara mengenai metode hisab takwim yang digunakan oleh tarekat Syattariyah dalammenentukan awal bulan Hijriah. Perbedaan mendasar metode hisab takwim dengan metode yang diterapkanoleh pemerintah, NU, dan Muhammadiyah adalah metode hisab takwim ini bisa dikatakan masih sangattradisional tidak didasarkan pada perhitungan astronomis sedikitpun.Metode yang diterapkan oleh tarekat Syattariyah di Minangkabau menjadi menarik karena mereka memulaipuasa Ramadhan dan hari raya Idul Fitri selalu terlambat satu atau dua hari dari yang ditetapkan olehpemerintah, sehingga muncul anggapan bahwa metode yang digunakan Syattariyah tidak mempunyai dasar.Oleh karena itu, artikel ini ingin menelusuri metode hisab takwim tarekat Syattariyah tersebut dari segi asalusul, dasar dalil, dan metode penghitungannya yang menyebabkan keterlambatan Syattariyah dalam memulaipuasa Ramadhan dan hari raya Idul Fitri.

Copyrights © 2016






Journal Info

Abbrev

turast

Publisher

Subject

Religion Arts Humanities Education Languange, Linguistic, Communication & Media Law, Crime, Criminology & Criminal Justice Social Sciences Other

Description

Turast: Jurnal Penelitian dan Pengabdian, is published by the Institute for Research and Community Service, Imam Bonjol Padang State Islamic University. This journal is published twice a year January-June and July-December. Turast publishes the results of research and community service in various ...