Fenomena penutupan lokalisasi terjadi di beberapa tempat, termasuk di lokalisasi Semampir Kota Kediri. Pemerintah berharap strategi tersebut dapat menurunkan angka prostitusi sehingga dapat menekan angka penularan HIV/AIDS dan penyakit menular seksual lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui fenomena penyebaran HIV/AIDS pasca penutupan lokalisasi Semampir di Kota Kediri. Data diambil berdasar dokumen dengan teknik total sampling seluruh penderita HIV/AIDS tahun 2016 dan 2017. Selanjutnya data di analisis menggunakan study literature. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan jumlah penderita HIV/AIDs pasca penutupan lokalisasi Semampir di kota Kediri. Peningkatan jumlah penderita HIV/AIDS disebabkan petugas kesehatan kesulitan memantau keberadaan PSK (pekerja seks) dan stigma HIV/AIDS di masyarakat menyebabkan mereka enggan untuk follow up ke pelayanan kesehatan. Kata kunci; penyebaran, HIV/AIDS, Penutupan lokalisasi
Copyrights © 2019