Pada bangunan-bangunan tinggi, basement seringkali dimanfaatkan selain berfungsi sebagai area parkir dan utilitas, keberadaan basement juga memberi keuntungan secara struktural sebagai penunjang agar bangunan makin kokoh dan menjejak ke tanah. Semakin dalam lapisan basement membuat pekerjaan galian tanah semakin dalam sehingga menuntut struktur dinding penahan tanah (retaining wall) yang kukuh, dalam penelitian disini metode yang digunakan adalah struktur dinding penahan tanah Diaphragm Wall. Pada penelitian ini dicari faktor-faktor yang berpengaruh dalam penerepan value engineering pada pekerjaan Diaphragm Wall dengan menggunakan metode RII. Kuisioner disebar ke 45 dan yang kembali 38 responden. Dari hasil analisis didapatkan 10 faktor yang berpengaruh pada penerapan value engineering pada pekerjaan D-Wall di bangunan gedung yaitu efisiensi biaya, meningkatkan nilai fungsi, nilai proyek yang lebih baik, perencanaan yang matang, breakdown analisis, cost model, lokasi, kelengkapan gambar dan spesifikasi, informasi harga sumber daya, fluktuasi harga
Copyrights © 2019