Diabetes Mellitus merupakan penyakit kronis yang tidak menyebabkan kematian secara langsung, namun komplikasi yang serius akan mempengaruhi kualitas hidup pasien dan dapat menyebabkan mortalitas, sehingga membutuhkan perawatan yang berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh konseling terhadap gaya hidup, pengendalian gula darah, serta kualitas hidup pada pasien diabetes mellitus tipe 2 yang menjalani pengobatan rawat jalan. Penelitian dilakukan dengan the one group pretest – posttest design . Subyek adalah pasien diabetes mellitus tipe 2 di Puskesmas Kebomas Gresik sebanyak 30 orang yang diperoleh secara purposive sampling. Intervensi diberikan setiap 2 minggu sekali sebanyak 3 kali perlakuan. Variabel yang diukur adalah kadar glukosa darah, perilaku gaya hidup dan kualitas hidup. Variabel diukur sebelum dan sesudah intervensi konseling dengan wawancara langsung, pemeriksaan kadar glukosa darah serta kuesioner untuk menilai gaya hidup dan kualitas hidup. Terdapat perbedaan bermakna gaya hidup, kadar glukosa darah dan kualitas hidup pasien diabetes mellitus tipe 2 sebelum dan sesudah konseling (p < 0,05). Hasil analisis faktor gaya hidup setelah intervensi yaitu konsumsi sayur dan buah-buahan berpengaruh positif sedangkan untuk aktivitas fisik memiliki pengaruh yang negatif. Intervensi konseling pada pasien diabetes mellitus tipe 2 yang menjalani pengobatan rawat jalan berpengaruh pada perubahan perilaku gaya hidup, pengendalian kadar glukosa darah dan meningkatkan kualitas hidup.
Copyrights © 2018