CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya
Vol. 7 No. 1 (2018): Calyptra : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya (September)

PENGARUH BRIEF COUNSELING TERHADAP KEPATUHAN MINUM OBAT DAN KADAR GULA DARAH PASIEN DIABETES MELLITUS TIPE II DI RSUD ULIN BANJARMASIN

Erna Prihandiwati (Program Studi Magister Ilmu Farmasi Fakultas Farmasi Universitas Surabaya)
Abdul Rahem (Akademi Farmasi ISFI Banjarmasin)
Rachmawati Rachmawati (Rumah Sakit Ulin Banjarmasin)



Article Info

Publish Date
01 Mar 2018

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pengaruh brief counseling terhadap kepatuhandan kadar gula darah pasien diabetes melitus tipe II rawat jalan di depo farmasi BPJS RSUD Ulin Banjarmasin.Penelitian ini dilakukan dengan rancangan randomised controlled trialdengan pengambilan data pasien diabetes melitus selama periode Juni-September 2016 secara prospektif. Subjek yang memenuhi kriteria inklusi sejumlah 62 pasien diabetes melitus dibagi menjadi dua kelompok yaitu 31 pasien (50%) yang mendapatkan pelayanan pemberian informasi standar dan brief counseling sebagai kelompok intervensi dan 31 pasien (50%) yang hanya mendapatkan pelayanan pemberian informasi obat standar dari rumah sakit sebagai kelompok kontrol. Kriteria eksklusi adalah pasien dengan kondisi buta, tuli, dan tidak kooperatif. Pengumpulan data dilakukan dengan melakukan wawancara dan pengisian kuesioner kepatuhan Morisky Modification Adherence Scale (MMAS). Data kadar gula darah puasa diambil dari rekam medis pasien. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik sampel pada kelompok intervensi dan kelompok kontrol tidak berbeda signifikan. Skor kepatuhan pada kelompok kontrol dan kelompok intervensi pada pre dan post study berbeda signifikan. Skor kepatuhan kelompok kontrol dan intervensi pada pre study tidak berbeda signifikan. Pada middle dan post study, skor kepatuhan antara kelompok kontrol dan intervensi berbeda signifikan. Kadar gula darah puasa kelompok kontrol pada pre dan post study tidak berbeda signifikan. Kadar gula darah kelompok intervensi pada pre dan post study berbeda signifikan. Kadar gula darah puasa kelompok kontrol dan intervensi pada pre study tidak berbeda signifikan. Pada post study, kadar gula darah puasa antara kelompok kontrol dan intervensi berbeda signifikan. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa intervensi brief counselingoleh farmasis pada pasien diabetes melitus tipe II rawat jalan dapat meningkatkan kepatuhan minum obat dan menurunkan kadar gula darah.

Copyrights © 2018






Journal Info

Abbrev

jimus

Publisher

Subject

Education

Description

CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya merupakan kumpulan artikel yang ditulis oleh mahasiswa Universitas Surabaya. ISSN ...