Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan produk mobile learning berbasis aplikasi smartphone yang layak digunakan sebagai media pembelajaran mandiri pada mata pelajaran teknik pemesinan bubut dan mengetahui perbedaan peningkatan hasil belajar siswanya dalam ranah kognitif. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuasi eksperimen dengan jenis desain penelitian nonequivalent control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI TPM SMKN 6 Bandung. Sampel yang diambil dalam penelitian ini yaitu kelas XI TPM 1 sebagai kelas eksperimen dan kelas XI TPM 5 sebagai kelas kontrol. Hasil penelitian diperoleh bahwa produk mobile learning memiliki kategori layak digunakan dengan tingkat ketercapaian sebesar 88,5%. Produkk mobile learning dapat diimplementasikan sebagai treatment pada kelas eksperimen. Indeks peningkatan hasil belajar diperoleh sebesar 0,73 masuk dalam kategori baik. Kesimpulan penelitian ini bahwa terdapat peningkatan hasil belajar setelah penggunaan mobile learning lebih besar dibandingkan dengan kelas yang tidak menggunakan mobile learning.
Copyrights © 2019