Indonesia merupakan negara sedang berkembang yang memiliki hubungan internasional bilateral maupun multilateral di pasar dunia. Dengan adanya hubungan internasional ini, Indonesia dalam meningkatkan perkembangan pembangunan dalam negeri membutuhkan modal eksternal di samping modal mandiri internal menuju laju pertumbuhan ekonomi yang tinggi demi kesejahteraan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis utang luar negeri dan inflasi Indonesia dengan time series tahun 1978-2017. Hasil penelitian dengan uji kointegrasi (cointegration test) didapatkan bahwa terjadi keseimbangan jangka panjang antara utang luar negeri dan inflasi. Dan dengan granger causality test didapatkan bahwa pada Lag 2, utang luar negeri dan inflasi Indonesia menunjukkan hubungan dua arah artinya bahwa utang luar negeri mempengaruhi inflasi Indonesia dan sebaliknya inflasi mempengaruhi utang luar negeri. Sedangkan pada Lag 4, utang luar negeri dan inflasi Indonesia menunjukkan hubungan satu arah ini berarti bahwa utang luar negeri mempengaruhi inflasi namun inflasi tidak mempengaruhi utang luar negeri selama kurun waktu penelitian. Dapat direkomendasikan kepada pemerintah Indonesia bahwa pinjaman luar negeri yang dilakukan setiap tahun sampai di waktu mendatang demi perkembangan pembangunan dan perekonomian yang lebih baik lagi tanpa membebani kas negara dan atau cadangan devisa dengan cara implementasi pinjaman luar negeri menuju lebih produktif dalam bentuk investasi pembangunan jangka panjang yang mendorong kemajuan sektor riil (pasar barang dan jasa) karena ini dapat mendorong aktivitas perekonomian domestik menuju kesejahteraan masyarakat dengan tingkat pengembalian cepat dan tinggi.
Copyrights © 2019