Pulau Gili Labak merupakan pulau kecil yang berada di Kabupaten Sumenep, Madura. Kerentanan yang dimiliki sebagai pulau kecil, menjadikan Pulau Gili Labak perlu dijaga pemanfaatannya sekaligus dikonservasi. Perikanan tangkap sebagai pemanfaatan utama di Pulau Gili Labak memerlukan pengelolaan melalui penetapan strategi pengelolaan perikanan yang berkelanjutan. Berangkat dari hal tersebut penelitian ini dilakukan dengan tujuan: 1) mengetahui kondisi perikanan di Pulau Gili Labak; 2) merumuskan strategi pengelolaan perikanan berkelanjutan di Pulau Gili Labak. Analisa yang digunakan: 1) SWOT sebagai analisa kondisi perikanan dan 2) AHP untuk menentukan prioritas strategi pengelolaan perikanan berkelanjutan. Hasil penelitian : 1) Upaya pengembangan perikanan berkelanjutan sebagai upaya konservasi di Pulau Gili Labak dicirikan oleh kondisi faktor internal (kekuatan dan peluang) memiliki bobot lebih besar dibandingkan faktor eksternal (kelemahan dan ancaman); 2) Prioritas strategi konservasi Pulau Gili Labak melalui pengembangan perikanan berkelanjutan secara berurutan dilakukan melalui: menambah prasarana pelabuhan, ekowisata pancing, perbaikan ekosistem perairan dengan melibatkan masyarakat, diversifikasi usaha perikanan dan meningkatkan kualitas hasil tangkapan.Kata Kunci: AHP, perikanan berkelanjutan, Pulau Gili Labak, strategi konservasi, SWOTSMALL ISLAND CONSERVATION STRATEGY THROUGH SUSTAINABLE FISHERIES MANAGEMENT (CASE STUDY AT GILI LABAK ISLAND, SUMENEP)ABSTRACTGili Labak Island is a small island located in Sumenep Regency, Madura. Its susceptibility as a small island makes Gili Labak Island needs to be maintained and conserved. Fisheries as the main utilization in Gili Labak Island need management through determining strategy of sustainable fisheries management. Starting from that point, this research was conducted with the aims: 1) to know the fishery condition in Gili Labak Island; 2) to formulate strategy of sustainable fisheries management in Gili Labak Island. The analysisthat had been used was: 1) SWOT as the analysis of fisheries condition and 2) AHP to determine the priority of sustainable fisheries management strategy. The result of the research: 1) The development effort of sustainable fisheries as conservation means at Gili Labak Island which was characterized by the condition of internal factor (strength and opportunity) had bigger weight compared to external factor (weakness and threat); 2) The priority of conservation strategy in Gili Labak Island through the development of sustainable fisheries relatively was conducted by: adding the harbor infrastructure; fishing ecotourism; repair of aquatic ecosystem by involving society, diversification of fisheries effort and improving the quality of the caught fish. Keywords: AHP, conservation strategy, Gili Labak Island, sustainable fisheries, SWOT
Copyrights © 2014