Sebuah sekolah memerlukan manajemen lingkungan belajar yang mendukung proses pembelajaran dalam mengembangkan daya eksploratif, kreatif dan integral peserta didik. Lingkungan belajar terdiri dari lingkungan belajar fisik dan non fisik/ sosial terintegrasi dalam proses pembelajaran di dalam kelas dan di luar kelas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui manajemen lingkungan belajar di sekolah dalam mengembangkan daya eksploratif, kreatif dan integral peserta didik SD Kanisius Eksperimental Mangunan, Kalitirto, Sleman, Yogyakarta. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif, teknik pengambilan data dilakukan dengan wawancara, observasi dan studi dokumentasi. Uji keabsahan kredibilitas dengan triangulasi. Analisis data penelitian deskripsi menggunakan model Miles and Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SD Kanisius Eksperimental Mangunan memiliki manajemen lingkungan belajar yang lengkap dan terintegrasi dalam proses pembelajaran, penanaman nilai budaya dan pembentukan karakter. Sekolah Kanisius Eksperimental Mangunan sebagai sekolah inklusi dapat menjadi acuan dan referensi bagi sekolah lain dalam mengembangkan daya eksploratif, kreatif dan integral peserta didik.Kata kunci: manajemen, lingkungan belajar, eksploratif, kreatif, integral
Copyrights © 2019