Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan manajemen kurikulum dalam rangka penanaman nilai-nilai karakter religius di SDIT Ar-Raihan Bantul, mengetahui hambatan-hambatan,daya dukung,dan hasil penanaman nilai-nilai karakter religius.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif.Sumber data :kepala sekolah, guru, siswa, orang tua siswa,dokumen-dokumen dan peristiwa yang berkaitan dengan penanaman nilai-nilai karakter religius. Teknik pengumpulan data terdiri atasobservasi,wawancara, dan dokumentasi.Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis kualitatif dengan tahapan  reduksi data,penyajian data dan penarikan kesimpulan.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa SDIT Ar-Raihan melaksanakan manajemen kurikulum dalam rangka penanaman nilai-nilai karakter religius diintegrasikan dalam pembelajaran, kegiatan ekstrakurikuler, kegiatan pembiasaan, dan kegiatan berbasis masyarakat. Fungsi-fungsi manajemen kurikulum dilaksanakan dengan tahapan perencanaan, pengorganisasian, penggerakan, pengontrolan dan evaluasi.Hambatan pelaksanaan manajemen kurikulum dalam rangka penanaman nilai-nilai karakter religius adalah (a) motivasi orang tua; (b) program sekolah tidak ditindak lajuti pada waktu anak di rumah; (c) program belum maksimal;(d) warga sekolah kurang mendukung program sekolah. Adapun daya dukungnya adalah  adanya fasilitas dan sumber daya manusia yang cukup, pemilihan metode pembelajaran yang tepat dan antusias orang tua sangat tinggiterhadap program sekolah. Penerapan manajemen kurikulum tersebut berdampak padapeningkatan prestasi akademik dan non akademik serta sikap dan perilaku religius.Kata Kunci: manajemen kurikulum, nilai-Nilai karakter, religius
Copyrights © 2019