Permasalahan peningkatan PAD melalui pemanfaatan BMD belum dikelola secara optimal dan masih ditemukannya permasalahan, seperti pengamanan dan pemanfaatan aset masih belum baik sehingga banyaknya aset daerah yang tidak tergali potensi pendapatannya serta masih adanya potensi kebocoran pendapatan atas pemanfaatan BMD yang tidak masuk ke kas daerah.Kedepannya pemerintah Provinsi Banten harus bisa membuat kebijakan terkait pengelolaan PAD khusunya dari sektor pemanfaatan BMD. Penelitian ini menggunakan indikator strategi.Metode penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian yaitu, Pemerintah Daerah telah menyusun target rencana capaian agar dapat mengukur ketepatan waktu dalam menggali sektor pendapatan. Waktu yang dibutuhkan untuk peningkatan PAD saat ini masih belun optimal karena masih terkendala dengan revisi Perda mengenai rasionalisasi tarif. Dampak peningkatan PAD melalui optimalisasi pemanfaatan BMD yaitu terciptanya peningkatan kualitas pelayanan, peningkatan program kesejahteraan masyarakat, peningkatan pembangunan, dan peningkatan kesejahteraan serta kinerja pegawai. Selain itu masih diperlukannya penggalian potensi sumber pendapatan yang berasal dari pemakaian kekayaan daerah yang belum dilakukan. Perlu ditingkatkannya kualitas pengelolaan BMDsecara menyeluruh. Upaya lainnya penerapan pencatatan retribusi dan pemungutan melalui sistem aplikasi online, memperluas jangkauan layanan dan penggalian sumber potensi pendapatan daerah yang baru. Pembinaan pegawai melalui diklat bagi pengurus barang dan bendahara penerimaan serta menerapkan sangsi yang tegas atas kendala yang didapat dari aparat yang tidak mematuhi aturan dan berindikasi kepada tindakan korupsi dalam penggelapan pendapatan serta penaikan tarif secara sepihak.
Copyrights © 2018