Abstrak. Pada makalah ini dijelaskan tentang penurunan model kompetisi antar bahasapada komunitas monolingual dan bilingual. Model ini kemudian dibandingkan dengandata empiris penutur bahasa Gaelic di Ross and Cromarty Skotlandia untuk kasusmonoli-ngual dan data empiris penutur bahasa Melayu di Brunei untuk kasus bilingual.Dari hasil pencocokan model terhadap data, diperoleh nilai-nilai parameter yang cukupkecil yang membuat proporsi penutur bahasa Gaelic dan Melayu menurun secara signikandari tahun ke tahun sehingga terancam mengalami kepunahan.
Copyrights © 2016