Hasil belajar merupakan gambaran kemampuan siswa setelah mengikuti proses belajar mengajar dalam rentangan waktu tertentu. belajar itu sendiri merupakan suatu proses dari seseorang yang berusaha untuk memperoleh suatu bentuk perubahan perilaku yang relatif menetap. Salah satu faktor yang diduga mempengaruhi adalah kondisi lingkungan keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) untuk mendeskripsikan hasil belajar siswa, (2) untuk mendeskripsikan kondisi lingkungan keluarga, dan (3) untuk menguji hubungan antara kondisi lingkungan keluarga dengan hasil belajar siswa. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan jenis pendekatan deskriptif dan korelasional. Populasi penelitian ini siswa SMAN 4 Kota Solok yang terdaftar pada semester Januari-Juni tahun ajaran 2017/2018 dan sampel sebanyak 180 siswa yang dipilih dengan Proposional Stratified Random Sampling. Instrument yang digunakan adalah kuisioner Kondisi Lingkungan Keluarga dengan reliabilitas 0,717 dan hasil ledger nilai siswa SMAN 4 Kota Solok semester genap tahun ajaran 2017/2018. Data dianalisis dengan teknik statistik deskriptif dan teknik Pearson Product Moment. Temuan penelitian ini memperlihatkan bahwa: (1) kondisi lingkungan keluarga siswa berada pada kategori rendah, (2) hasil belajar siswa berada pada kategori sedang, (3) dan terdapat hubungan negative yang signifikan antara kondisi lingkungan keluarga dengan hasil belajar siswa dengan koefisien korelasi 0,219 dengan taraf signifikan 0,000.
Copyrights © 2018