Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan guru dalam menyusun soal-soal HOTS. Alat pengumpulan data yang digunakan berupa kuesioner dan instrumen pengamaan dengan terlebih dahulu dilakukan monitoring dan supervisi ke sekolah binaan tentang perangkat penilaian. Hasil penelitian awal menunjukkan bahwa guru belum memahami apa itu soal HOTS bagaimana karakteristiknya dan bagaimana cara menyusunnya. Setelah dilaksanakannya pelatihan dan pendampingan, pada siklus I sebanyak 51,28% guru mulai terampil membuat stimulus dan 69,23% guru terampil membuat kisi-kisi dan rumusan soal HOTS dengan rata-rata nilai 63,50 dan 68,67. Pada siklus II 100% guru terampil membuat stimulus dan 95,6% guru telah terampil membuat kisi-kisi dan rumusan soal HOTS dengan rata-rata nilai 82,66 dan 83,87. Dengan hasil tersebut dirasa tidak perlu dilakukan penambahan siklus, karena target kompetensi guru telah tercapai.
Copyrights © 2019