Melalui hasil peneilitian ini menunjukkan bahwa kerja praktek terbilang memiliki dampak positif dalam meningkatkan model pembinaan RPP (Rencana Program Pembelajaran) Inovatif. Hal ini dapat dilihat dari semakin mantapnya pemahaman peserta peltihan terhadap materi yang disampaikan nara sumber (ketuntasan kerja praktek meningkat dari sklus I, II, dan II) yaitu masing-masing 60%, 73%, dan 87%. Pada siklus III ketuntasan kerja praktek secara klasikal telah tercapai. Berdasarkan analisis data, diperoleh aktivitas peserta kerja praktek dalam proses kerja praktek dalam setiap siklus mengalami peningkatan. Hal ini berdampak positif terhadap kemampuan peserta kerja praktek yaitu dapat ditunjukkan dengan meningkatnya nilai rata-rata peserta pada setiap siklus yang terus mengalami peningkatan. Aktivitas narasumber selama kerja praktek telah melaksanakan langah-langkah kerja praktek dengan baik.
Copyrights © 2019