Publish Date
30 Nov -0001
Hilir sungai Rhone mempunyai berbagai macam permasalahan dalam bidang sumber daya air dengan salah satu diantaranya adalah banjir. Permasalahan banjir dapat diatasi dengan adanya perencanaan yang baik dan pekerjaan pengendalian banjir, akan tetapi kegiatan penanggulangan banjir memerlukan data hidrograf banjir rencana dimana data tersebut sangat sulit diperoleh. Metode yang sangat umum digunakan untuk mendapatkan hidrograf banjir rencana, misalkan metode hujan-limpasan, memerlukan data hidrologi yang cukup banyak. Oleh karena itu dalam makalah ini akan ditampilkan perbandingan dari dua buah metode untuk mendesain hidrograf banjir rencana dengan cara yang mudah dan memerlukan data yang sedikit. Dua buah metode tersebut adalah metode grafis dan metode hidrograf banjir sintetik. Hasil analisis dari kedua buah metode tersebut menunjukkan bahwa kedua metode tersebut mudah digunakan, sederhana dan hanya memerlukan data debit. Perbandingan dari kedua metode tersebut menunjukkan bahwa metode grafis memberikan hasil yang lebih baik daripada metode hidrograf banjir sintetik baik dari segi bentuk dan puncak hidrograf banjir.
Copyrights © 2015