JURNAL SUMBER DAYA AIR
Vol 9, No 1 (2013)

HUBUNGAN ANTARA KEKERINGAN DAN PARAMETER TELEKONEKSI DI DAS BENGAWAN SOLO

Wanny K Adidarma (Unknown)



Article Info

Publish Date
13 Mar 2018

Abstract

Besaran hujan mengalami perubahan akhir-akhir ini baik secara regional maupun global yang sangat dipengaruhi oleh fenomena seperti El Nino Southern Oscillation atau ENSO dan Indian Ocean Dipole (IOD) yang besarnya dinyatakan oleh indeks dari parameter telekoneksi. Pada saat fenomena tersebut dinyatakan dalam bentuk indeks, maka perhitungan lebih mudah dilakukan karena membentuk deret data seperti halnya hujan dan disebut parameter telekoneksi karena ada hubungan yang kuat antara atmosfer dan perilaku samudra (suhu dan tekanan). Deret data hujan kawasan bulanan dapat menggambarkan kondisi kekeringan melalui perhitungan indeks kekeringan metode Standardized Precipitation Index (SPI) dan dipadankan dengan deret parameter telekoneksi. Korelasi linier antara indeks kekeringan dengan parameter telekoneksi tersebut menjadi makin kuat apabila dikelompokkan menurut musim, apalagi jika dikelompokkan lagi hanya untuk kejadian dengan tingkat kekeringan parah saja. DAS Bengawan Solo yang dibagi menjadi empat bagian, dua di hulu (DAS Solo Hulu dan DAS Madiun) serta dua di hilir (Wilayah Bojonegoro dan Wilayah Lamongan). El-Nino dan IOD sangat kuat hubungannya (koefisien korelasi lebih dari 0,7) dengan kekeringan di hulu lebih nyata daripada hilir DAS.

Copyrights © 2013






Journal Info

Abbrev

JSDA

Publisher

Subject

Civil Engineering, Building, Construction & Architecture Engineering

Description

Jurnal Sumber Daya Air (JSDA) is a journal aims to be a peer-reviewed platform and an authoritative source of information. We publish original research papers, review articles and case studies focused on Water, and Water resources as well as related topics. All papers are peer-reviewed by at least ...