Abstrak: Kajian bunyi bahasa Arab periode klasik dianggap oleh ilmuan-ilmuan bahasa dunia sebagai kajian yang sangat cemerlang dengan keasliannya, kerinciannya, dan kesistematisannya meskipun tanpa didukung oleh peralatan laboratorium. Ilmuan bunyi bahasa memiliki peran yang sangat besar bagi keterbacaan kitab suci al Quran khususnya bagi yang bukan penutur Arab. Kajian bunyi bahasa merupakan kajian keilmuan bahasa yang paling awal yang mendasari kajian leksikografi, gramatika, dan retorika. Di antara tokoh dan ilmuan terdahulu yang berperan penting dalam kajian bunyi bahasa Arab adalah Abu al Aswad al Dualiy (w. 69 H/688 M), Nashr bin ‘Ashim (w. 89 H/ 707 M), al Khalil bin Ahmad al Farahidiy (w. 170 H/ 786 M), Sibawayh (w. 180 H/ 796 M), Ibn Jinniy (w. 392 H/ 1001 M), Ibn Sina (w. 428 H/1036 M), dan Ibn Sinan al Khifajiy (w. 469 H/ 1076 M).Kata kunci: bunyi bahasa, periode klasik, ilmuan, peran
Copyrights © 2018