Pembelajaran saintifik yang diamanatkan dalam kurikulum 2013 tentunya harus direspon oleh guru dengan merubah pembelajaran konvensional menuju pembelajaran yang inovatif. Dunia pendidikan memang harus adaptif terhadap perubahan. Untuk itulah, sebagai sosok yang bertanggungjawab dalam dunia pendidikan, guru dituntut untuk kreatif berinovasi, termasuk dalam perumusan bahan ajar. Desain yang tepat dalam pembuatan bahan ajar akan memberikan pengalaman belajar yang kontekstual bagi siswa. Bahan ajar tersebut dikemas sesuai alur berpikir saintifik, mencakup empat Kompetensi Inti sekaligus empat keterampilan berbahasa. Sisipan cerita religi dan berkarakter sebagai penerapan dari sikap spiritual dan sosial dimunculkan sebagai pembuka. Selanjutnya ranah pengetahuan dan keterampilan dilalui siswa lewat hayya nusyaahid, hayya nas’al, hayya nujarrib, hayya nuhallil, hayya nasyroh . Penggunaan bahasa yang komunikatif sangat penting untuk menciptakan kesan sebagai bahan ajar yang hidup. Kata Kunci: peran strategis, kreativitas, saintifik
Copyrights © 2015