Limbah kaca merupakan salah satu limbah anorganik yang terdapat melimpah dengan jumlah mencapai 0,7 juta ton di Indonesia per tahun di mana sebagian besar limbah tersebut berasal dari botol, peralatan rumah tangga dan bahan bangunan . Tingginya kandungan SiO2 (silika) dalam limbah kaca dapat dimanfaatkan kembali dan diolah menjadi gel silika melalui pembentukan natrium silikat yang dibantu larutan NaOH dengan variasi konsentrasi 1,0 ; 1,5 ; 2,0 ; 2,5 ; 3,0 yang dihasilkan dari reaksi antara SiO2 di dalam limbah kaca dengan natrium hidroksida. Larutan natrium silikat yang dihasilkan dapat direaksikan dengan asam klorida (HCl) dengan variasi konsentrasi 1,0 ; 1,5 ; 2,0 ; 2,5 ; 3,0 hingga membentuk asam silikat yang akan terpolimerisasi menjadi silika gel . Reaksi tersebut akan dilakukan dengan bantuan ultrasound (US) dan Microwave (MW) yang bertujuan untuk menyediakan energi bagi reaksi yang ramah lingkungan. Green technique yang dimiliki mampu meningkatkan panas dan pertukaran massa, menginduksi dengan cepat dan lebih selektif dalam perubahan kimia Hasil rendemen tertinggi diperoleh dari variasi konsentrasi NaOH : HCl yaitu (2:3) dengan rendemen sebanyak 63.90%.
Copyrights © 2017