Bentonit merupakan salah satu Sumber daya mineral Indonesia dengan jumlah yang sangatmelimpah. Beberapa wilayah penghasil bentonit adalah Jawa, Sumatera, Kalimantan. Bentonitmerupakan suatu jenis tanah liat, yang tersusun dari berbagai mineral phyllosilicate, dengankandungan utama monmorilonit. Karena kandungan mineral yang beragam, maka bentonitmerupakan bahan baku yang penting bagi berbagai macam aplikasi industri. Selama ini bentonitbanyak digunakan sebagai adsorben zat warna maupun pengotor-pengotor minyak atau limbah cair.Kegunaan lain adalah sebagai katalis baik dengan modifikasi bentonit maupun tidak. Kajian inimerupakan kajian deskriptif dari data sekunder mengenai pemanfaatan lain bentonit sesuai dengankarakteristiknya, yaitu (1) Sebagai thickenergrease, (2) Rheological Modifier oleh dispersi bentonitdi dalam pelarut organik kosmetik, dan (3) filler pada nanokomposit polimer yang ditinjau daripeningkatan kinerja pada aplikasinya dan peningkatan nilai tambahnya. Metode penambahannanobentonit pada setiap formula adalah dengan cara dicampur pada temperatur dan kecepatanputaran tertentu. Aplikasi nanobentonite pada berbagai formula menghasilkan peningkatanperformansidan reologi. Sebagai thickener pada grease dapat menghasilkan grease yang memilikiketahanan terhadap temperatur tinggi dan memiliki stabilitas kerja baik,dengan ukuran droppingpoint,hal ini terjadi karena bentonit bersifat tidak meleleh pada temperatur tinggi. Pada formulakosmetik mampu mendispersikan bentonit dalam pelarut organik yang banyak digunakan padakosmetik berbentuk gel dan kinerja diukur dengan shear test. Selanjutnya peran nanobentonitsebagai filler pada formula nanokomposit polimer adalah dapat meningkatkan beberapa sifat dasarpolimer seperti sifat ketahanan termal dan sifat mekanik, dan diantaranya diukur besarnya tensilestrength,hal ini disebabkan karena adanya sifat fisik bentonityaitu tingginya daya serap, derajatplastisitas, maupun faktor ukurannya.
Copyrights © 2014