Ekstrak terong ungu (Solanummenongela L) berpotensial sebagai salah satu sumber antosianin yang dapat berfungsi sebagai pewarna alami. Penelitian ini bertujuan untuk membuat pewarna alami dari terong ungu dan mendapatkan waktu maserasi terbaik pada terong ungu. Penelitian dilakukan dengan metode ekstraksi maserasi (yaitu penyaringan sederhana yang dilakukan dengan perendaman terong ungu dalam asam sitrat 10% dan air pada temperatur kamar dan terlindung dari sinar matahari) dengan menggunakan variabel waktu maserasi (1 hari, 2 hari, 3 hari, 4 hari, dan 5 hari). Terong ungu yang telah dihaluskan, diekstrak dan dipekatkan dengan rotary vaccum evaporator dan selanjutnya dianalisis dengan menggunakan spektrofotometer UV- Vis. Hasil ekstraksi antosianin pada terong ungu (Solanummenongela L) di bandingkan dengan pembanding billberry ekstrak dimana dalam standar tersebut telah diketahui pasti kandungan antosianin. Hasil rendemen yang terbaik didapat pada waktu maserasi hari ke 5 sebesar 23,79% dengan persamaan berikut y = -0,0137x2 + 0,6086x + 20,007 dengan R2 = 0,2127. Hasil kadar antosianin terbaik yang didapat pada waktu maserasi hari ke 3 sebesar 5,47 mg/L dengan persamaan y= -0,4093x2 + 2,4668x + 0,4507 dengan R2 = 0,4075. Kemudian ekstrak terong ungu ditambahkan ke dalam minuman jelly.
Copyrights © 2017