Teknologi mesin panen padi telah mengalami perkembangan menggantikan sabit sebagai alat panen manual, mesin panen combine harvester telah diterapkan, tetapi masih ditemukan beberapa kendala di lapangan diantaranya belum mampu digunakan pada sawah dengan kondisi rawa, lahan sempit dan gambut. Kondisi sawah tersebut sebahagian besar berada di wilayah kabupaten Aceh Barat, ini menjadi latar belakang penelitian untuk merancang bangun mesin pemanen padi mini dua lajur dengan motor penggerak tenaga surya, Penelitian dilaksanakan melalui tahapan perencanaan desain, tahapan manufaktur, tahapan pengujian fungsional (tiga kali pengujian) dan elementer (enam kali pengujian). Perencanaan desain menghasilkan gambar teknik 2 dan 3 dimensi dengan perencanaan motor penggerak 50 watt digerakkan oleh baterai 12 volt 45 AH yang diisi dayanya oleh panel surya 50 watt peak pada siang hari dan dilengkapi dengan pengisian daya charger listrik 12 volt 8 Ampere. Tahapan manufaktur menghasilkan 1 unit mesin pemanen padi mini dua lajur dengan spesifikasi daya 1,4 HP putaran maksimum 7000 rpm, diameter pisau potong 33 cm, tinggi potong batang padi 30 cm dan dimensi keseluruhan panjang 120 cm, lebar 40 cm dan tinggi 100 cm dengan bobot 65,26 Kg. Perkiraan kemampuan baterai untuk menggerakkan motor listrik adalah 8,66 jam, kemampuan panel surya dan charger listrik untuk mengisi daya ke baterai adalah 10,8 jam dan 8,625 jam. Hasil pengujian fungsional menunjukkan bahwa komponen mesin telah berfungsi dan mampu melaksanakan fungsi pemotongan dengan baik dengan rata-rata kemampuan panen padi 27,32 jam per hektar.
Copyrights © 2018