Konsep diri berasal dari hasil interaksi dengan orang lain. Konsep diri merupakan faktor yang menentukan bagi perilaku prososial remaja. Untuk mencapai keberhasilan remaja dalam hubungan sosialnya diperlukan konsep diri yang positif. Populasi dalam penelitian adalah siswa-siswi kelas X SMA Muhammadiyah 1 Malang terdiri dari 3 kelas dengan jumlah siswa 75 siswa. Untuk mencari sampel yang benar-benar mencerminkan populasi digunakan cara pengundian, dengan terlebih dahulu mengidentifikasi kelas-kelas untuk didaftar sebagai anggota populasi dan kemudian mengundinya atau biasa disebut cluster random sampling. Berdasarkan hasil pelitian dapat disimpulkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara konsep diri dan perilaku prososial siswa kelas X SMA Muhammadiyah 1 Malang.
Copyrights © 2015