Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian kompos limbah kulit kopi terhadap pertumbuhan tanaman kangkung (Ipomoea reptans. Poir). Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dengan konsentrasi kompos limbah kulit kopi 0%, 25%, 50%, dan 75% dan masing-masing 6 ulangan. Penelitian ini dilakukan dengan tahap pembuatan kompos, penyiapan benih, persiapan media tanam, penanaman benih, pemeliharaan, dan pengamatan. Pengamatan yang dilakukan yaitu terhadap tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah tunas, diameter batang, persentase tanaman yang hidup, dan berat basah tanaman. Data yang diperoleh dianalisis dengan ANNOVA satu faktor. Dari hasil penelitian ini diketahui bahwa kompos limbah kulit kopi berpengaruh nyata meningkatkan pertumbuhan (tinggi tanaman, diameter batang, jumlah tunas, dan berat basah tanaman) kangkung (Ipomoea reptans. Poir), tetapi tidak berpengaruh terhadap jumlah daun dan persentase tanaman yang hidup. Dapat disimpulkan bahwa yang paling baik pengaruhnya terhadap pertumbuhan tanaman kangkung (Ipomoea reptans. Poir) yaitu pada perlakuan C (50%).
Copyrights © 2015