BSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan motivasi berprestasi (X1) dan lingkungan kerja (X2) terhadap kepuasan kerja (Y) baik secara sederhana maupun secara ganda pada pegawai PT. Politeknik LP3I Jakarta, Jakarta.Dalam penelitian ini hipotesis yang diujiadalah (1) terdapat hubungan posistif antara motivasi berprestasi (X1) dengan kepuasan kerja pegawai (Y), (2) terdapat hubungan positif antara lingkungan kerja (X2) dengan kepuasan kerja pegawai (Y), (3) terdapat hubungan positif antra motivasi berprestasi (X1) dan lingkungan kerja (X2) secara bersama-sama dengan kepuasan kerja pegawai (Y). Penelitian ini bersifat kuantitatif eksplanatif yang berusaha menjelaskan faktor yang menyebabkan suatu fenomena dengan menggunakan data berupa data yang diangkakan. Populasi penelitian adalah para pegawai PT. Politeknik LP3I Jakarta, Jakarta sebanyak 30 (lima puluh) orang dengan teknik SPSS for Windows sampling dari total populasi yang ada. Instrumen penelitian yang digunakan untuk masing-masing variabel adalah berupa kuesioner yang berisi soal-soal yang dijawab responden. Sebelum diajukan dalam penelitian dilakukan uji coba instrument untuk mengetahui validitas dan reliabilitas maka dilakukan analisis butir. Data penelitian dikumpulkan dengan menggunakan instrument yang mengukur motivasi berprestasi (X1) dan lingkunagn kerja (X2) deengan kepuasan kerja pegawai (Y). Kalibrasi instrument dilakukan untuk menguji validitas butir dan kefisisen reabilitas. Validitas butir dihitung dengan menggunakan koefisien Alpha Product moenet, dan reliabilitas dihitung dengan menggunakan koefisien Alpha Cronbach. Persyaratan analisis data diuji dengan normalitas populasi (Kolgorow-Smirov) dan homogenitas varians populasi (uji Bartlett). Kenudian di lakukan pengujian hipotesis dengan teknik korelasi sederhana dan ganda, serta teknik regresi sederhana dan ganda. Hasil penelitian menyimpulkan sebagai berikut : Pertama, penelitian ini menemukan bahwa terdapat hubungan positif antara motivasi berprestasi (X1) dengan kepuasan kerja pegawai (Y) yang dinyatakan dalam bentuk persamaan regresi Ý = 0,729 + 0,709X1, koefisien korelasi ry1 = 0,741 adalah sangat signifikan. Variasi kepuasan kerja (Y) ditentukan oleh lingkungan berprestasi (X1) sebesar 55,4%. Kedua, kemudian temuan berikutnya adalah terdapat hubungan positif antara lingkungan kerja (X2) dengan kepuasan kerja pegawai (Y) yang dinyataka dalam persamaan regresi Ý = 2,106 + 0,262X2, koefisien korelasi ry2 = 0,579 adalah sangat signifikan. Variasi kepuasan kerja (Y) ditentukan oleh lingkungan kerja (X2) sebesar 33,6%. Ketiga, selanjutnya terdapat hubungan yang positif antara motivasi berprestasi (X1) dan lingkungan kerja (X2) secara bersama-sama dengan kepuasan kerja pegawai (Y) yang dinyatakan dalam bentuk persamaan regresi Ý = 0,0702 + 0,846X1 + 0,0134X2, koefisien korelasi ry12 = 0,0840 adalah sangat signifikan. Variasi kepuasan kerja pegawai (Y) ditentukan oleh motivasi berprestasi (X1) dan lingkungan kerja (X2) sebesar 70,6%. Implikasi dari hasil penelitian ini adalah untuk meningkatkan kepuasan kerja pegawai (Y), beberapa faktor motivasi berprestasi (X1) seperti substansi motivasi berprestasi diubah secara berkala mengikuti perubahan dalam bisnisnya. Integritas sebagai akar utama motivasi berprestasi tetap dipertahankan, elemen motivasi berprestasi ditambah dengan strategi menghadapi persaingan, dan nilai-nilai motivasi berprestasi seyogyanya ditinjau kembali, khususnya dalam etos kerja, harus benar-benar dapat dilaksanakan. Lingkungan kerja (X2) yang dua arah dibuat multi arah, proses memhubungani yang hanya menggunakan pola kekuasaan dan wewenang dialihkan menjadi mendayagunakan peta profil kerja setiap individu, penekanan pada keterampilan dan pelatihan ditambah dengan proses memperkaya kompetensi terhadap perubahan yang ada, serta aspek kredibilitas khususnya dalam pengingkatan kepercayaan masyarakat tidak menekankan pada nama besar dan reputasi perusahaan (Politeknik LP3I Jakarta) tetapi pada kredibiltas individu yang di tentuka oleh komitmen waktu, biaya dan tuntas dalam melakukan kerja.kata kunci : motivasi berprestasi, lingkungan kerja, kepuasan kerja
Copyrights © 2017