Dalam suatu sistem pentanahan yang memegang peranan sangat penting pada sistem proteksi peralatan listrik. Sistem pentanahan selalu digunakan sebagai jalur pelepasan arus gangguan ke tanah. Semakin kecil suatu nilai tahanan pentanahan tersebut, maka semakin baik sistem pentanahannya. Pada kondisi tertentu, nilai tahanan pentanahan selalu dipengaruhi oleh kedalaman penanaman dan jarak elektroda. Pada penelitian ini menggunakan beberapa konfigurasi Vertikal dan konfigurasi Bujur Sangkar elektroda pentanahan. Metode yang digunakan dalam pengukuran ini , menggunakan metode tiga titik dengan menginjeksikan arus DC konstan diantara elektroda uji dan elektroda arus yang menimbulkan beda potensial diantara elektroda uji dan elektroda tegangan, sehingga didapatkan nilai tahanan pentanahan. Dari hasil antara konfigurasi Vertikal dengan konfigurasi Bujur Sangkar dapat memperlihatkan suatu grafik perbandingan antara pengukuran dan perhitungan yang diteliti dilapangan ternyata konfigurasi yang disusun secara bujur sangkar ketanah mendapatkan nilai tahanan pentanahan yang lebih kecil, ini diakibatkan karena pada kedalaman 1.80 m hasil pengukurannya 0.4307Ω dan hasil perhitungannya 0.37Ω.
Copyrights © 2017