Jurnal Manajemen Informatika dan Sistem Informasi
Vol. 1 No. 1 (2018): MISI Januari 2018

Sistem Informasi Monitoring Data Debit Daerah Irigasi Dengan Metode Pengukuran Debit Sesaat (Studi Kasus : Bendungan Batujai Kecamatan Praya Barat Kabupaten Lombok Tengah, NTB)

Fendi Prayadi (STMIK Lombok)
Khairul Imtihan (STMIK Lombok)
Hairul Fahmi (STMIK Lombok)



Article Info

Publish Date
07 Feb 2018

Abstract

Daerah Irigasi (D.I) Batujai secara administratif berada di bawah lingkup Unit Pelaksana Teknis (UPT). Daerah Aliran Sungai (DAS) Batujai adalah Instansi Pemerintah yang bergerak dibidang Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) dalam bidang Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Nusa Tenggara 1 Irigasi Pertanian. Pendistribusian air D.I Batujai menggunakan sistem buka tutup pintu pengambilan sadap dan pintu bagi, pendataan laporan debit dengan metode debit sesaat yang dilakukan secara manual oleh Tugas Pembantu Oprasi dan Pemeliharaan (TP-OP) tanpa adanya monitoring oleh Juru Pengairan (Jupeng). Dalam perencanaan kebutuhan air irigasi, jumlah air (Debit) yang tersedia di Bendungan Batujai digunakan sebagai debit untuk realisasi perencanaan Rencana Tata Tanam (RTT) yang diharapkan mampu menyediakan pendistribusian kebutuhan air untuk pertanian Musim Taman Satu, Dua dan Tiga (MT I, II, III) dan keperluan kegiatan manusia lainnya dalam waktu jangka panjang. Pendistribusian air D.I Batujai dilakukan dengan pengukuran debit menggunakan metode debit sesaat yang disesuaikan dengan tabel uraian fase kebutuhan air pada tanaman yang telah ditetapkan oleh PSDA Nusa Tenggara 1 namun, kurangnya monitoring dalam pendistribusian dan pemberian debit ke areal tanam yang dilakukan oleh Tugas Pembantu Oprasi dan Pemeliharaan (TP-OP), Juru Pengairan, Pengamat Irigasi menyebabkan sering terjadinya penggunaan air secara berlebihan yang dilakukan petani D.I Batujai setempat. Pembuatan laporan debit yang masih menggunakan sistem manual (tulis tangan) juga menyebapkan kurang efektif dan efisien alokasi ketersediaan dan pendistribusian air dikarnakan sering terjadinya kesalahan dan manipulasi data debit, sehingga diperlukan sistem yang berbasis komputer untuk memonitoring data debit daerah irigasi Batujai. Metode penghitungan debit menggunakan metode pengukuran debit secara langsung (debit sesaat), untuk perancangan sistem monitoring menggunakan metode SDLC (Sistem Development Life Sysle), tujuan penelitian ini adalah merancang dan menghasilkan sistem informasi monitoring data debit daerah irigasi pada bendungan batujai yang akan mempermudah dalam hal monitoring pendistribusian debit dan laporan debit yang lebih cepat untuk melaporkan debit yang direalisasikan oleh petugas yang disesuaikan denga rencana kebutuhan air.

Copyrights © 2018






Journal Info

Abbrev

misi

Publisher

Subject

Computer Science & IT

Description

MISI (Jurnal Manajemen Informatika dan Sistem Informasi) diterbitkan oleh LPPM STMIK Lombok sebagai wadah untuk mempublikasikan artikel tentang pengetahuan baru dan penelitian dengan isu terkini yang berkaiatan dengan teknologi informasi, dengan topik Sistem Informasi, Rekayasa Perangkat Lunak, ...