ABSTRAK
Penyakit infertilitas sering dialami oleh pria disinyalir akibat serangan virus dan kebiasan buruk kesehatan lainnya yang pada akhirnya akan mengganggu kualitas dari spermatogenesis. Teknik pemeriksaan sel spermatozoa dalam laboratorium dapat dilakukan untuk menilai kualaitas sel spermatozoa dengan menggunakan teknik pewarnaan. Pewarnaan biasanya dilakukan dengan menggunakan jenis zat warna tertentu yang sifatnya sintentik (zat warna buatan). Di sisi lain, kehadiran zat warna sintetik (buatan) dapat berdampak negative bagi kesehatan tubuh dan lingkungan. Jenis penelitian adalah penelitian kuantitatif dengan desain penelitian Pre-Eksperi menyakni dilakukan treatment pada sampel yakni variasi masing-masing pH yakni, pH 5, pH 7 dan pH 9 ekstrak kayu secang (Caesalpinia sappan Linn). Hasil uji hipotesis menunjukan bahwa nilai sig 0,180> α (0,05) maka pengaruh variasi ekstrak kayu secang terhadap morfologi sel spermatozoa pada sampel suspek infertilitas tidak signifikan. Untuk peneliti selanjutnya disarankan agar menggunakan ekstrak kayu secang pada kosentrasi pH yang lebih tinggi serta pelarut lain yang lebih efektif untuk menarik zat-zat yang terkandung dalam kayu secang.
Copyrights © 2018