Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH VARIASI Ph EKSTRAK KAYU SECANG(Caesalpinia sappan Linn) TERHADAP PEWARNAAN SEL SPERMATOZOA PADA SAMPEL SUSPEK INFERTILITAS ABDURRAHMAN, SYAWAL
Jurnal MediLab Mandala Waluya Vol 2 No 02 (2018)
Publisher : Jurnal MediLab Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penyakit infertilitas sering dialami oleh pria disinyalir akibat serangan virus dan kebiasan buruk kesehatan lainnya yang pada akhirnya akan mengganggu kualitas dari spermatogenesis. Teknik pemeriksaan sel spermatozoa dalam laboratorium dapat dilakukan untuk menilai kualaitas sel spermatozoa dengan menggunakan teknik pewarnaan. Pewarnaan biasanya dilakukan dengan menggunakan jenis zat warna tertentu yang sifatnya sintentik (zat warna buatan). Di sisi lain, kehadiran zat warna sintetik (buatan) dapat berdampak negative bagi kesehatan tubuh dan lingkungan. Jenis penelitian adalah penelitian kuantitatif dengan desain penelitian Pre-Eksperi menyakni dilakukan treatment pada sampel yakni variasi masing-masing pH yakni, pH 5, pH 7 dan pH 9 ekstrak kayu secang (Caesalpinia sappan Linn). Hasil uji hipotesis menunjukan bahwa nilai sig 0,180> α (0,05) maka pengaruh variasi ekstrak kayu secang terhadap morfologi sel spermatozoa pada sampel suspek infertilitas tidak signifikan. Untuk peneliti selanjutnya disarankan agar menggunakan ekstrak kayu secang pada kosentrasi pH yang lebih tinggi serta pelarut lain yang lebih efektif untuk menarik zat-zat yang terkandung dalam kayu secang.
HUBUNGAN KUALITAS SPESIMEN, REAGENSIA DAN SEDIAAN TERHADAP KESALAHAN HASIL PEMERIKSAAN MIKROSKOPIK BTA (ERROR RATE) DI PUSKESMAS RUJUKAN MIKROSKOPIK (PRM) DI KABUPATEN KONAWE Abdurrahman, Syawal
Jurnal MediLab Mandala Waluya Vol 3 No 1 JULI (2019): JURNAL MEDILAB
Publisher : Jurnal MediLab Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 ABSTRAK Salah satu permasalahan yang masih dijumpai dalam pelaksanaan program pencegahan dan pemberantasan TB (P2TB) Paru adalah mutu pemeriksaan dahak belum sepenuhnya terjamin secara merata. Oleh karena itu harus dilakukan kegiatan pemantapan mutu laboratorium atau uji silang untuk mengetahui angka error rate. data Dinas Kesehatan  Kabupaten  Konawe  tahun 2016,  terdapat suspek TB  sebanyak 4.022 orang dan 412 orang yang BTA positif (+), dan ada beberapa puskesmas yang mempunyai angka kesalahan baca yang mendekati 5% bahkan diatas 5%. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan kualitas spesimen, reagensia dan sediaan terhadap kesalahan hasil pemeriksaan mikroskopik BTA (Error Rate) di Puskesmas Rujukan Mikroskopik (PRM) di Kabupaten Konawe.Jenis penelitian ini adalah penelitian observasional dengan desain cross sectional. Populasi penelitian adalah seluruh tenaga laboratorium di Puskesmas Rujukan Mikroskopik yang berjumlah 15 orang, dengan teknik pengambilan sampel adalah total sampling .Hasil penelitian menunjukan adanya hubungan yang signifikan antara spesimen dengan error rate di Puskesmas Rujukan Mikroskopik Kabupaten Konawe, nilai sig 0,002 < α (0,05 ), kualitas reagensia memiliki hubungan  yang signifikan dengan error rate dengan nilai sig 0,00 < α (0,05 ),  dan  tidak terdapat hubungan yang signifikan antara kualitas sediaan dengan error rate di Puskesmas Rujukan Mikroskopik di Kabupaten Konawe dengan nilai sig 0,100 < α (0,05). Berdasarkan kesimpulan peneliti menyarankan agar peneliti selanjutnya. melakukan pemeriksaan sputum sebaiknya petugas laboratorium lebih memperhatikan standar operasional prosedur  agar dapat menekan angka kesalahan baca ( error rate), serta dalam aspek pengetahuan tenaga laboratorium