Majalah Ilmu Pengetahuan dan Pemikiran Keagamaan Tajdid
Vol 18, No 2 (2015)

MENENGOK KEMBALI AJARAN TASAWUF AL-GHAZALI SEBAGAI ACUAN UNTUK MEMBANGUN KEMBALI PRIBADI MASYARAKAT INDONESIA YANG TENGAH MENGALAMI KRISIS IDENTITAS

Fadhilah - (Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama UIN Imam Bonjol Padang)



Article Info

Publish Date
22 Apr 2019

Abstract

Indonesia adalah negara kesatuan yang berbentuk republik. Negara ini merupakannegara kepulauan yang dihuni oleh berbagai macam suku bangsa dan enam agama resmiserta satu aliran kepercayaan yang diakui negara. Islam merupakan agama mayoritaspenduduknya, yakni sekitar 87% dari keseluruhan penduduk negeri ini. Di dalam ajaranIslam, setiap pemeluknya diminta untuk mengamalkan ajarannya. Adapun ajaran Islam itusebenarnya ajaran yang merupakan petunjuk untuk menjalani kehidupan di dunia sehinggapemeluknya tahu untuk apa ia hidup dan mau kemana ia setelah mati nanti. Ajaran Islamtidak saja melulu mengenai syariat. Dimana syariat sering dipahami oleh umatnya sebagaiaturan-aturan mengenai apa saja yang harus dilakukan dan apa pula yang harusditinggalkan. Benar, agar syariat itu hidup maka setiap penganut agama Islam harusmenjalankannya. Menjalankan syariat itulah yang disebut dengan bertarekat. Jika seorangmukmin sudah bertarekat (mengerjakan semua yang disyariatkan kepadanya dengansungguh-sunguh menurut kesanggupannya), maka ia akan memperoleh hakikat dari padamengamalkan ajaran agama Islam itu sendiri. Setelah mendapat hakikat ia tentu akan –dalam istilah ajaran tasawuf-- tajalli (memperoleh kenyataan Tuhan). Inilah derajat yangtinggi terhadap mengamalan agama Islam itu.

Copyrights © 2015






Journal Info

Abbrev

tajdid

Publisher

Subject

Religion Humanities

Description

Majalah Ilmu Pengetahuan dan Pemikiran Keagamaan Tajdid diterbitkan oleh Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama UIN Imam Bonjol Padang, sebagai media informasi dan forum pembahasan kajian tentang ilmu ushuluddin yang terkait dalam empat aspek bidang keilmuan yakni, Aqidah dan Filsafat Islam, Studi ...