Alquran adalah kalam Allah yang mempunyai banyak tema. Di antara temanya adalah tentang jihad. Jihad merupakan isu sentral yang digunakan oleh sebagian kelompok sebagai pembenaran atas tindakan mereka dalam beragama. Kesalahpahaman sering terjadi dengan adanya terjemah yang kurang tepat terhadap ayat-ayat yang berbicara tentang jihad dengan anfus dan harta benda. Kata anfus sering diterjemahkan dengan jiwa. Kata anfus dalam Alquran memiliki beberapa arti, antara lain: nyawa, hati, jenis, dan dapat pula diartikan dengan totalitas manusia. Alquran mempersonifikasikan wujud seseorang dihadapan Allah dan masyarakat dengan menggunakan kata nafs. Jadi, dalam konteks ini jihad dapat dipahami sebagai totalitas manusia, sehingga kata nafs meliputi nyawa, emosi, pengetahuan, tenaga, pikiran, bahkan waktu dan tempat yang berkaitan dengannya. Dalam tulisan ini, penulis akan memberikan perspektif utuh yang diberikan oleh Sayyid Quthb mengenai apa dan bagaimana eksistensi jihad dalam tafsirnya Fi Zilal Alquran
Copyrights © 2016