Nahdlatul Ulama mengklaim berideologi Aswaja, Muhammadiyah juga mengaku bahwa dirinyaadalah pengikut Aswaja, begitu pula dengan Hizbut Tahrir Indonesia dan tidak menutupkemungkinan dengan organisasi keagamaan lainnya. Satu ideologi tapi wujudnya bermacammacam.Untuk menampilkan salah satu wajah Aswaja tersebut, maka dalam hal ini diangkatkajian yang bertema Asal Usul Ahlussunnah Wal Jama’ah Perspektif Nahdliyyin. Sesuaidengan judulnya, penelitian ini membatasi pandangannya pada perspektif Nahdlatul Ulama’saja. Memanfaatkan beberapa dokumentasi legal NU dan beberapa literatur terkait diperolehkesimpulan bahwa ‘Aswaja’ yang digunakan oleh NU secara redaksi bersumber dari sebuahhadis Nabi, yaitu hadis Iftiraq al-ummah. Mengenai substansinya, orang-orang NU memahamiAswaja dengan merujuk pada penjelasan para imam madzhab mereka tentu dengan melaluiproses modifikasi penafsiran
Copyrights © 2016