Keadilan dan kesetaraan gender hingga saat ini masih terus diperjuangkan untuk menempatkan perempuan pada posisi yang setara dengan laki-laki. Hasilnya telah banyak ditunjukkan dengan banyaknya perempuan menduduki posisi penting sebagai pengambil kebijakan bersama-sama dengan laki-laki. Demikian juga dalam bidang pendidikan. Tulisan ini menjelaskan tentang bagaimana kontribusi perempuan dengan laki-laki dalam memanajemen pendidikan madrasah. Pelaksanaan penelitian ini bertempat di pondok pesantren Nurul Jadid. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif merupakan metode yang memiliki prosedur penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis dan lisan dari orang atau bahkan dari perilaku orang yang dapat diamati. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kontribusi perempuan dalam pelaksanaan program serta pengawasannya pondok pesantren Nurul Jadid memfungsikan kaum perempuan berperan sebagai perpanjangan tangan dari pengasuh dalam mengelola pesantren, pada posisi wakil ketua, sekretaris dan bendahara. Peran laki-laki masih sebagai “raja” sedangkan perempuan sebagai manajer yang bertanggung jawab dalam mengatur santri
Copyrights © 2019