Salah satu hambatan yang dialami oleh anak autisme yaitu kemampuan interaksi sosial yang rendah. Permasalahan ini ditemukan di SDN 03 Alai Padang dimana anak autisme berumur 12 tahun memiliki minat yang rendah dalam berinteraksi sosial. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membuktikan pengaruh Peer Initiation Training dalam meningkatkan interaksi sosial anak autisme di SD N 03 Alai. Penelitian ini difokuskan pada pengukuran frekuensi respon verbal saat berinteraksi dengan teman sebaya selama 30 menit jam istirahat dalam aktivitas makan dan bermain bersama. Dua orang teman sebaya dilatih agar dapat memulai interaksi dengan anak autisme. Jenis penelitian yang digunakan yaitu Single Subject Research dengan desain A-B-A. Kondisi baseline A1 terdiri dari lima kali pertemuan, kondisi intervensi terdiri dari delapan kali pertemuan, dan kondisi baseline kedua terdiri dari lima kali pertemuan. Metode pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan pencatatan kejadian dengan menghitung jumlah frekuensi berdasarkan pengamatan langsung. Data dianalisis menggunakan analisis visual dan grafik. Hasil penelitian menyatakan bahwa Peer Initiation Training dapat meningkatkan frekuensi respon verbal saat berinteraksi dengan teman sebaya.
Copyrights © 2019