Deiksis
Vol 11, No 03 (2019): Deiksis

Request Expressions in The Movie “Oblivion” By Joseph Kosinki

Christanto Dwi Nugroho (Universitas Indraprasta PGRI)



Article Info

Publish Date
29 Sep 2019

Abstract

Tujuan penulisan ini adalah untuk menganalisisungkapan permohonan. Ada ungkapan langsung permohonan secara sopan, ada ungkapan tidak langsung. Peneliti menggunakan metode deskriptifkualitatif. Terdapat 56 ungkapan langsung permohonan secara sopan, yaitupermohonan langsung 36(64.2%), kondisi pernyataan 16(28.6%), kondisi pembicara 2 (3.6%), ungkapan tidak langsung 2 (3.6%). Tergambar bahwa postur kesopanan mendominasi penggunaan kesopanan melalui ucapan aktor dalam menyampaikan ungkapan permohonan96.6%. Sementara itu presentasi negatif kesopanan dalam penggunaan strategi kesopanan dalam ungkapan permohonan 5.4%.Dalam penelitian ini dtemukan seluruh jenis permohonan bisa disampaikan menggunakan strategi kesopanan. Ditemukan ungkapan tidak langsung dapat diungkapkan melalui cara yang sopan. Di dalam ungkapan tidak langsung berdasarkan kondisi dan ungkapan langsung pembicara menggunakan cara yang sopan diungkapkan menggunakan positif dan negatif. Ungkapan tidak langsung 2 (3.6%) diungkapkan menggunakan carakesopanan positif, kondisi pembicara juga digunakan positif dan negatif. Enam belas diungkapkan melalui kondisi orientasi setempat36(64.2%), 14 (87.5%) diungkapkan dengan sopan. Sementara 12.5% menggunakan kesopanan yang negatif. Terakhir adalah permintaan langsung 36 (64.2%) sebagian besar data menggunakan strategi kesopanan positif 35 (97.5%) yang menggunakan strategi kesopanan negatif (2.8%).Kata Kunci:Ungkapan permohononan, Film “Oblivion” karya Joseph Kosinki

Copyrights © 2019






Journal Info

Abbrev

Deiksis

Publisher

Subject

Humanities Languange, Linguistic, Communication & Media

Description

Deiksis is a journal that aims to be a peer-reviewed platform and an authoritative source of information. We publish scientific works from national and international lecturers, researchers, students, and practitioners to present their new ideas, concepts, and theories in Indonesian language and ...