Latar belakang: World Health Organization melaporkan bahwa pasien dengan resiko infeksi 83,5%dan bukti kesalahan medis menunjukkan 50-72,3% dikumpulkan angka-angka penelitian rumah sakitdi berbagai Negara, ditemukan KTD dengan rentang 3,2-16,6%. Data patient safety tentang KejadianNyaris Cedera (KNC) dan Kejadian Tak Diharapkan (KTD). (WHO,2014). Tujuan: Tujuan penelitianini diketahuinya distribusi frekuensi identifikasi pasien, kepuasan pasien dan hubungan pelaksanaanidentifikasi pasien dengan kepuasan pasien. Metode: Desain penelitian ini menggunakan metodesurvey analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh perawatdan pasien yang bersedia menjadi respon yang ada di Instalasi Gawat Darurat Rumah Sakit. Hasil:Berdasarkan analisis univariat dari 16 perawat didapatkan 72.2% perawat yang melakukan identifikasipada pasien, sedangkan responden yang kepuasan pasien sebanyak 50%). Berdasarkan hasil ujistatistik chi – square didapat ada hubungan pelaksanaan identifikasi pasien dengan kepuasan pasien (p– value 0,026). Saran: Disarankan lebih meningkat pelaksanaan identifikasi, pemberian informasiserta evaluasi terkait dengan pelaksanaan identifikasi pasien diruang instalasi gawat darurat.Kata Kunci: Identifikasi Pasien, Kepuasan Pasien
Copyrights © 2019