Latar belakang: Diare merupakan peningkatan pengeluaran tinja dengan konsistensi lebih lunak atau lebih cair dari biasanya, dan terjadi paling sedikit 3 kali dalam 24 jam. Sementara untuk bayi dan anak-anak, diare didefinisikan sebagai pengeluaran tinja >10 g/kg/24 jam, sedangkan rata-rata pengeluaran tinja normal bayi sebesar 5-10 g/kg/ 24 jam. Tujuan: Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pengetahuan, penggunaan jamban, dan kebiasaan mencuci tangan dengan sabun dengan kejadian diare pada balita. Metode: Metode penelitian ini menggunakan metode survey analilitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel pada penelitian ini berjumlah 88 orang dengan menggunakan tehnik sistematic random sampling. Hasil: Dari hasil analisa diperoleh bahwa ada hubungan pengetahuan (p-value 0,008), penggunaan jamban (p-value 0,026), kebiasaan mencuci tangan dengan sabun (p-value 0,004) dengan kejadian diare pada balita tahun 2019. Saran: untuk senantiasa mengedukasi para ibu, terutama mengenai pentingnya mengenali tanda dan gejala diare pada balita serta pemberian cairan. Kata Kunci : Diare pada Balita, Perilaku
Copyrights © 2019