Ada banyak masalah yang dihadapi oleh guru dan murid dalam memahami teks recount, salah satunya adalah keterbatasan dari kosakata dan pengetahuan alawal terkait dengan teks. Oleh karena itu peneliti menyarankan pengguna penggunaan strategi probable passage strategy sebagai solusi. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan desain yang disebut non-equivalent control group pada SMA N 2 Payakumbuh. Instrument yang digunakan adalah reading comprehension test. Tes dilakukan sebanyak dua kali; pre-test dan posttest.Data penelitian ini dianalisis secara statistik menggunakan rumus t-test. Ditemukan bahwa t-hitung sebesar 5.64 sedangkan t-tabel sebesar 1,9994, yang berarti t-hitung > t-tabel pada taraf signifikansi 0,05. Berdasarkan hasil hitungan ini, disimpulkan bahwa penggunaan strategi probable passage dalam pembelajaran memberikan dampak yang lebih baik terhadap kemampuan siswa dalam memahami bacaan pada teks recount. Kata kunci : Probable Passage, Pemahaman membaca, teks recount
Copyrights © 2017