Penulis melakukan penelitian tindakan kelas dilatarbelakangi rendahnya hasil ujian semester I yang diperoleh siswa. Hasil nilai ujian semester I menunjukkan dari jumlah 21 siswa yang tuntas hanya 8 orang (38 %) sedangkan 13 orang lainnya (62%) belum tuntas. Penulis melakukan perbaikan pembelajaran untuk mengatasi masalah tersebut menggunakan model cooperative learning tipe Jigsaw. Kunci keberhasilan model tipe Jigsaw adalah adanya saling ketergantungan. Setiap siswa tergantung kepada teman dalam satu tim, saling bertukar materi dan menjelaskannya kepada teman dalam kelompoknya. Setelah dilaksanakan pembelajaran dengan menggunakan model cooperative learning tipe jigsaw terjadi peningkatan hasil belajar. Data awal diperoleh rata-rata nilai siswa 72,3, pada siklus I meningkat menjadi 76,4 dan akhir siklus II menjadi 85,2. Persentase ketuntasan belajar juga mengalami peningkatan, data awal siswa yang tuntas hanya 8 orang (38%), akhir siklus I jumlah siswa yang tuntas meningkat menjadi 11 orang (52%) dan diakhir siklus II meningkat menjadi 18 (85%). Kata kunci: Hasil Belajar, Model Cooperative Learning, Tipe Jigsaw
Copyrights © 2018