Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan kosakata dalam wacana berita tentang kasus Hambalang, khususnya yang hangat menjadi perbincangan di media catak pada tahun 2014. Adapun teknik pengumpulan data dilakukan dengan langkah-langkah: (a) peneliti mengumpulkan bahan-bahan bacaan yang berhubungan dengan berita tentang kasus Hambalang; (b) bahan-bahan bacaan tersebut kemudian dibaca secara berulang-ulang dan diidentifikasi yang termasuk dalam kosakata yang terkait dengan kasus Hambalang; (c) langkah terakhir, yaitu mengklasifikasikan data yang terkumpul dan menginterpretasikannya. Setelah data terkumpul, langkah selanjutnya adalah menganalisis data dengan menggunakan teknik studi pustaka. Hasil analisis dikumpulkan dan diklasifikasikan sesuai dengan kosakata yang terkandung di dalamnya. Pengklasifikasian berdasarkan aspek-aspek formal teks, yaitu eksperensial, relasional, dan ekspresif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada beberapa kosakata yang sering digunakan dalam ‘Kasus Hambalan’ yaitu ‘tindak pidana pencucian uang’ yang dikaitkan dengan aliran dana dan alur dalam dalam kasus Hambalang. Kosakata ‘gratifikasi’ digunakan dalam klasifikasi ini untuk mengungkapkan arti ucapan terima kasih dan pemberian uang. Kosakata ‘korupsi’ dikaitkan dengan makna penyalahgunaan kewenangan.kosakata ‘eksepsi’ melingkupi kata lain yaitu ‘nota keberatan’. Kosakata terakhir dalam pengklasifikasian ini yaitu ‘skandal’ yang dikaitkan dengan kasus Hambalang.
Copyrights © 2019