Peningkatan teknologi di bidang pertanian perlu dilakukan agar kegiatan- kegiatan pertanian dapat dilakukan dengan lebih efisien. Salah satu teknologi yang perlu dikembangkan adalah pengindraan jarak jauh. Pengindraan jarak jauh dimana quadcopter dilengkapi oleh kamera sebagai instrumennya, berfungsi untuk memperoleh data citra permukaan lahan pertanian. Hasil pengukuran akan divalidasi, sehingga akan sama seperti di lapang. Adapun kelebihan menggunakan teknologi pengindraan jarak jauh di banding cara manual antara lain : efisiensi waktu, pemantauan dapat dilakukan kapan saja, dan dapat digunakan untuk pengukuran lahan yg tidak rata seperti di daerah pegunungan. Berdasarkan permasalahan tersebut, dibutuhkan metode penelitian yang harus dilakukan meliputi : perancangan mekanik, perancangan elektronika, pengujian rancangan, perancangan algoritma, dan pengujian kinerja alat. Hasil penelitian yang diperoleh yaitu data citra pertama dilakukan dengan ketinggian 639,9 meter. Luas area yang diukur dengan pita ukur seluas 270,73 m2 didapatkan luas pengukuran dengan mesin vision seluas 270,99 m2 sehingga didapatkan nilai kesalahan pengukuran pertama adalah 0,09%. Pengujian kedua dengan luas area 555,06 m2 didapatkan luas pengukuran area mesin vision seluas 554,77 m2 dengan ketinggian dari situ dapat dihitung tingkat kesalahan pengukuran nya adalah 0,05%
Copyrights © 2018